Kamis, 09 Mei 2019

Makalah Agama dan Psikologi

BAB I
PENDAHULUAN


Latar Belakang 
agama adalah persoalan keyakinan yang dipercaya mampu membawa kemaslahatan dan kebahagian dunia dan akhirat. masalah yang berhubungan dengan agama terkadang menimbulkan konflik antar pemeluk agama. apalagi agamanya dibandingkan dengan agama yang lain dan jika berkaitan dengan masalah keyakinan.  sebagian pemeluk meyadari bahwa dari ekina banyak dari yang ada pastilah ada agama yang paling benar dan lurus karena tidaklah mungkin alam semesta ini mempunyai banyak tuhan yang dipercaya. bahkan tetang apa yang diciptakan tuhan.  sedangkan didalam dunia psikologi  membahas tentang jiwa yang berkenaan dengan psikis atau non psikis  sedangkan di dalam alquran telah banyak ayat yang menjelaskan tentang kehadian manusia dan bahkan dari sifat maupun prilaku manusia . dari paparan di atas maka pemakalah akan menyajikan tentang agama dan psikologis.

Rumusan  Masalah
hubungan agama dan llmu  pengetahuan?
agama dan psikologi?
hubungan antara islam dan psikologi?
filsafat ilmu psikologi islam? 









BAB II
PEMBAHASAN


Hubungan agama dan pengetahuan
pengertian agama  dan ilmu pengetahuan
agama adalah sesuatu yang diturunkan pencipta manusia melalui utusannya yang mengajarkan cara dan aturan hidup serta apa yang ada dalam alam semesta. agama juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang memprsatukan segala pemeluk-pemeluknya, dan mengikat mereka dalam suatu ikatan sehingga menjadikan mereka sangat kuat dalam suatu iktan.

ilmu pengetahuan adalah ilmu pengetahuan yang bersifat ilmiah/sistematis. atau usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkat pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.
hubungan agama dan ilmu pengetahuan
agama dan ilmu sangatlah saling terkait karena  orang yang banyak ilmu tanpa topeng oleh agama semua tidak akan membawah kemaslehatan umat.  sebagai contoh negara-negara maju yang sangat gigih mendalami ilmu dan teknologi, tetapi sering menjadi sumber pemicu terjadinya peperangan, begitupun juga orang sangat sibuk dengan belajar agama, tetapi tidak mau menggali ilmu dan pengetahuan alam dan disekitar kita. maka akan mengalami kemunduran, sedangkan untuk mencapai kebahagian akhirat haruslah banyak berbuat beribadah dalam hal untuk kemajuan umat manusia.
selain itu ada peneliti yang berpendapat bahwa teori dalam bidang keilmuan yang ditemukan bertentangan dengan agama. dalam kenyataannya. dalam ilmu  pengetahuan proses terbentuknya manusia telah dipecahkan.padahal apabila dilihat dalam isi alquran proses pembentukan manusia dan asal mula telah tertulis dalam ribuan tahun yang lalu sebelum teori didalam ilmu pengetahuan di temukan. 
Albert Einstein, sang penemu teori realtivitas mengatakan orang yang memiliki ilmu tanpa ada agamanya, orang itu tidak dapat melihat ilmu tanpa berhubungan dan tidak dapat melihat bahwa agama  mencakup ilmu pengetahuan  ataupun kalimat tersebut juga bisa di katakana bahwa manusia yang memiliki ilmu tetapi manusia tersebut tidak memilki agama sehingga manusia tersebut tidak mepunyai kesopnan dan etika dalam kehidupan, sedangkan kalimat terakhir yaitu” agama tanpa ilmu itu lumpuh” yang artinya mempunyai agama, tabiat, dan aqidah yang kuat tetapi tidak mengetahui apakah yang dilakukannya benar atau salah sehingga banyak keraguan dalam kehidupannya.
ilmu pengetahuan dan agama seharusnya sama-sama berjalan, sehingga jika manusia berilmu , ilmu tersebut dapat diamalkan dan diterapkan dengan baik dan juah dari  kesenjangan kehidupannya dan kehidupan manusia lainnya.
ilmu pengetahuan harus sesuai dengan agama. apabila ada ilmu pengetahua tidak sejalan dengan agama maka harus dijauhi dan mencari kebenaran dari ilmu tesebut. ilmu dimuka bumi ini telah dibuat sedemikian rupanya agar manusia dapat memahami dengan mudah dan dapat melihat betapa besarnya kuasa Allah dalam penciptaannya di muka bumi ini. 

agama dan psikologi
agama menimbulkan makna yang berbeda- beda pada setiap orang sebagian orang. agama adalah kegiatan ritual. sebagian yang berbaring, agama adalah berhikmat kepada sesama manusia, agama adalah prilaku yang baik. psikologi adalah salah satu diantara ilmu yang memusatkan perhatian pada prilaku manusia maka psikologi berkepentingan dengan agama, yang persetujuan sangat mempengaruhi prilaku manusia. menurut  rolston  mengatakan bahwa seseorang yang mengungkapkan  diri dan berhubungan dengan dunia tidak akan penah tinggalkan sejumlah makna  oleh karena itu menurut rolston, hidup yang berorientasi pada makna yang berhubungan dengan membahas efek dan sebab.
dengan mendiskusikan pikiran, terutama mengaitkan antara ilmu dan agama,rolston, pertimbangkan membahas tiga beraliran psikologi, yang masing-masing jumlah paradikma menenai psicoanalis freud, behavioral, dan humanis
hubungan antara islam dan psikologi
islam adalah sautu hal yang sangat berbeda, namun jika dikaji lebih dalam maka akan kita temukan hubungan yang sangat erat antara keduanya. hal ini hampir sama halnya jika dihubungkan psikologi dengan hukum ( psikologi porensik). aka nada banyak pertentangan antar kedua. salah satu permasalahan yang paling mendasar merupakan sesuatu yang abstrak.
berdasrkan pemahaman psikolgi adalah ilmu yang  selalu memberikan kesempatan untuk alasan dan sebab seseorang berprilaku mengkaji dinamikanya dengan sangat psikologis. akan ada sejumlah pemakluman dan memahami setiap keadaan sehingga tidak ada yang salah dan benar. hal ini sangat berbeda dengan hukum islam yang telah mengatur beragam ketetapan yang tidak boleh dilanggar dengan alasan apapun. secara teoritis dan definisinya. memang tidak ada korelasi yang fositif antar keduanya. 
dalam islam dikenal kedua jenis ibadah  yaitu beribadah secara vertical dan beribadah secara horizontal. hal ini menunjukan islam sangat memprioritaskan pada hubungan atara manusia dengan mengharuskan umatnya untuk terus menjalin dan menjaga hubungan baik  antar sesame. salah satu dalam bentuk silaturahmi psikologi mengajarkan bagaimana manusia berprilaku dan memahami orang lain serta sangat menekankan pentingnya empati, hal ini sangat berkorelasi dengan ajaran islam yang merupakan dasar keislaman seseorang untuk mengabdi dan menunaikan kebajikan kepada sesame manusia. ini merupkan bagian dasar dan utama salah satu jalan untuk mencari hubungan antara psikologi dan islam
 selain itu dalam islam, hal utama yang sangat harus kita jaga adalh hati segala kompenen kesehan mental yang dimaksud adalah penyakit hati. yang dimaksud dalam islam. islam mengajarkan bahwa manusia yang bersih hati akan dekat dengan sang pencipta  dan doanya terkabulkan. penyakit  hati yang dimaksud adalah iri hati, dengki, dendam, ujub, ria dan takkabur




filsafat ilmu dan psikologi islam
pengertian filsafat ilmu dan psikologi islam
pengertian filsafat ilmu
kata filsafat berasal dari bahasa yunani kuno yaitu philosophia yang terdiri atas dua kata yaitu philos yang artinya cinta dan Sophia artinya hikmah atau kebijaksanaan  jadi secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran

filsafat juga dapat diartikan yaitu merupakan suatu ilmu pengetahuan  yang bersifat ekstensial artinya sanagt erat dengan hubungan kita sehari-hari, bahkan dapat dikatankan filsafat yang menjadi penggerak kehidupan sehari-hari sebagai manusia pribadi sebagai manusia kolektif dalam bentuk sauatu masyarakat atau bangsa.

definisi dari kata ilmu yaitu, kata ilmu berasal dari bahasa arab yaitu Alima, Ya’lamu, ilman yang berarti mengerti, mengerti memahami benar-benar jadi dapat disimpulkan bahwa filsafta ilmu merupkan ilmu yang mengajarkan tentang cinta dan kebijksanaan secara benar-benar.
psikologi islam
secara etimologi, psikologi memiliki arti ilmu-ilmu tentang jiwa. dalam islam  istilah jiwa memiliki padanan dengan kata nafs, meski ada juga yang menyamakan dengan istilah nafs lebih populer  penggunaan dari pada istilah ruh  dan demikian psikologi dapat diterjemahkan kedalam bahasa arab  menjadi ilmu nafs atau ilmu al ruh.
psikologi islam juga dapat diartikan  sebagai ilmu yang berbicara tentang manusia, terutama masalah kepribadian manusia. yang bersifat filsafat, teori, metodologi dan pendekatan probkem dengan didasari sumberpormal islam (alquran dan hadits)
hubungan filsafat ilmu dan psikologi islam
filsafat ilmu dan psikologi islam mempunyai hubungan yang sangat erat, karena imu fisafat merupkan inu kandung dari psikologi merupakan cabag dari psikologi dan spikologi merupakan cabang dari filsafat. tetapi sekarang psikolgi sudah berdiri sendiri, akan tetapi psikologi dan filsafat masih mempunyai hubungan, hubungan khususnya tentang sifat, hakekat, dan tujuan ilmu pengetahuan.
subjek kajian psikologi adalah manusia. psikologi itu sendiri mempelajari tingkah laku manusia. dimana ia berperan dalam memechakan masalah rumit yang berkaitan dengan akal, kehendak dan pengetahuan, sedangkat filsafat juga berangkat dari apa yang dialami manusia. filsafat memerlukan kata dari ilmu , jika ahli ahli manusia hendak menyelidiki adakah mausia itu.  ia hurus ,engetahui gejala tindakan  manusia. dalam hal ini ilmu yang bernama psikologi akan menolong filsafat. filsafat tentang kemanusian tentang manusia akan sangat pincang dan mungkin jauh dari kebenaran  jika tidak menghiraukan hasil psikologi.   















BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

hubungan agama dan ilmu pengetahuan ialah sangat berhubungan seperti yang telah dikatan oleh Albert Einstein, orang itu tidak dapat melihat ilmu tanpa berhubungan dan tidak dapat melihat bahwa agama  mencakup ilmu pengetahuan  ataupun kalimat tersebut juga bisa di katakana bahwa manusia yang memiliki ilmu tetapi manusia tersebut tidak memilki agama sehingga manusia tersebut tidak mepunyai kesopnan dan etika dalam kehidupan, sedangkan kalimat terakhir yaitu” agama tanpa ilmu itu lumpuh”.
. agama adalah kegiatan ritual. psikologi adalah salah satu diantara ilmu yang memusatkan perhatian pada prilaku manusia maka psikologi berkepentingan dengan agama, dan didalam hal ini terkandung tiga unsur menenai psicoanalis freud, behavioral, dan humanis.




































DAFTAR PUSTAKA